Olahraga

Arne Slot Ungkap Obrolan Terakhir dengan Diogo Jota Sebelum Tragedi Maut

Dunia sepak bola tengah berduka atas meninggalnya Diogo Jota, penyerang andalan Liverpool, dalam sebuah kecelakaan tragis. Kepergian mendadak sang pemain pada Kamis (3/7/2025) di Spanyol ini meninggalkan luka mendalam bagi klub maupun para penggemar sepak bola di seluruh dunia.

Tragedi Kecelakaan yang Merenggut Nyawa Diogo Jota

Diogo Jota mengalami kecelakaan di kilometer 65 A-52 dekat Zamora, Spanyol. Saat mengemudi bersama sang adik dengan mobil Lamborghini, diduga ban kendaraan mereka pecah saat mencoba menyalip. Akibatnya, mobil keluar jalur, menabrak sesuatu, lalu terbakar hebat.

Sayangnya, tidak ada korban yang berhasil diselamatkan dalam insiden tragis tersebut.

Pelatih berusia 44 tahun itu juga menyebut musim panas 2025 adalah waktu yang sangat indah bagi Jota dan keluarganya, yang membuat kepergian sang pemain menjadi semakin memilukan.

Perjalanan Karier Diogo Jota

Jota lahir di Porto, Portugal, pada 4 Desember 1996 dan memulai karier profesionalnya bersama Pacos de Ferreira. Kariernya lalu membawanya ke Spanyol pada 2016 dengan bergabung ke Atletico Madrid. Namun, selama di Los Rojiblancos, Jota tidak pernah mendapat kesempatan bermain dan sempat dipinjamkan ke Porto serta Wolverhampton Wanderers.

Tahun 2020 menjadi titik balik karier Jota saat bergabung dengan Liverpool. Ia semakin menunjukkan kualitasnya dan menjadi bagian penting dalam skuad The Reds. Selama lima tahun membela Liverpool, Jota tampil dalam 182 pertandingan dan mencetak 65 gol, serta membantu klub meraih empat trofi, termasuk gelar Liga Inggris.

Prestasi Internasional dan Warisan Jota

Di level internasional, Jota juga bersinar bersama timnas Portugal. Ia turut membantu Portugal meraih dua gelar UEFA Nations League, membuktikan perannya sebagai pemain kelas dunia.

Kabar meninggalnya Diogo Jota jelas menjadi kehilangan besar tidak hanya bagi Liverpool dan Portugal, tapi juga bagi dunia sepak bola secara keseluruhan.

Penulis: Nida’an KhafiyyaEditor: Airul AnwarDiperbarui pada: WIB